Audio Meditasi SHD

Audio SHD11 – Tarian Jiwa

Play Audio:

 

Transkrip:

Saudara dan Saudari yang saya kasihi,

Ada banyak teknik meditasi seperti yang pernah saya sampaikan. Ada meditasi yang statis, kita menjalankannya dengan berdiam diri, ada yang dinamis sambil kita bergerak termasuk juga menggunakan berbagai posisi atau patrap (posisi dalam) atau mudra atau asana. Untuk kali ini saya ingin memandu Anda semua mempraktekkan meditasi dinamis berupa gerak rasa/tarian jiwa.

Dalam meditasi yang kali ini, biarkanlah tubuh Anda bergerak mengikuti dorongan dari rasa yang paling dalam. Sebelum Anda mempraktekannya, saya ingin menguraikan dulu apa sebenarnya kegunaannya dari metode meditasi yang satu ini. Pertama, tarian jiwa adalah sebuah cara/metode untuk mengasah kepekaan kita dalam menangkap tuntunan dari Sang Guru Sejati – yang menyampaikan pesannya melalu rasa sejati kita. Yang kedua, tarian jiwa ini memandu kita untuk mengakses kembali lapisan jiwa ataupun jiwa-jiwa agung di dalam diri. Sebagaimana kita ketahui bahwa kita tidak hanya pernah hidup sekali ini. Di masa lalu kita juga pernah hidup dan sangat dimungkinkan bahwa kita pernah mencapai kesadaran yang lebih tinggi ketimbang dengan apa yang pernah kita capai saat ini. itu bisa diakses kembali melalui tarian jiwa dengan sebuah pemrograman bahwa apa yang kita lakukan menghubungkan kita dengan jiwa agung di masa lalu. Yang ketiga, tarian jiwa ini juga bisa membantu pemulihan masalah-masalah di tubuh. Jika tubuh bermasalah, lakukan tarian jiwa dan biarkan tubuh kita membereskan dirinya sendiri, dengan tuntunan dari Sang Guru Sejati. Yang keempat, tarian jiwa juga bisa menjadi sarana kita untuk menyelaraskan energi jagad raya.

(memulai meditasi)

Baik, mari kita lakukan tarian jiwa. Silahkan Anda berdiri. Anda masuk ke dalam keheningan. Kedua telapak tangan Anda letakkan tertangkup di depan dada/posisi anjali-memberi hormat. Sadari keterhubungan dengan Sang Diri Sejati. Sampaikan rasa hormat kepada Sang Hyang Bapak Angkasa sebagai asal jiwa dan Sang Hyang Ibu Bumi yang menjadi asal dari tubuh. Arahkan perhatian sepenuhnya ke pusat hati. Tangkaplah gerakan/dorongan rasa yang muncul dari pusat hati. Lalu, tangan yang semula berada di dada naikkan ke atas sampai ke ujung, lalu lepaskan dengan perlahan, dan biarkan tubuh bergerak sesuai dengan dorongan dari rasa yang paling dalam. Ikuti alunan musik, biarkan tubuh merdeka. Bergerak sebebas-bebasnya tanpa diintervensi oleh pikiran. Dia hanya mengikuti rasa yang paling murni, yang muncul dan mengalir dari pusat hati. Biarkanlah tubuh menari sebagaimana jiwa yang menari. Biarlah tubuh menjadi selaras dengan irama semesta. Lepas bebas merdeka. Tubuh bergerak dalam penuh kesadaran. Jiwa menari bersama semesta, bersama para entitas luhur, dalam sebuah keserasian yang agung. Lakukan dengan sepenuh hati, lakukan secukupnya sampai Anda merasa nyaman, puas, dan butuh untuk mengakhiri tarian jiwa ini. Lakukanlah dengan penuh kesadaran. Anda nikmati semuanya, lalu berterimakasihlah atas semua anugerah yang Anda terima. Selamat menikmati semuanya.

Rahayu, Rahayu, Rahayu Sagung Dumadi.

(tetap hening dalam gerak meditatif, perhatian tetap ke pusat hati, sampai secukupnya sesuai dengan kebutuhan kita)

–SHD–

Share:
×

Rahayu!

Klik salah satu tim kami dan sampaikan pesan Anda

× Hi, Kami siap membantu Anda