Audio Meditasi SHD

Audio SHD12 – Pembangkitan Energi

Play Audio:

 

Transkrip:

Saudara dan Saudari yang saya kasihi,

Selanjutnya saya akan mengajak Anda semua menyelami realitas energi/daya yang ada di jagad raya ini, termasuk yang ada di diri kita. Sejatinya energi memiliki hirarki. Ada banyak kategori energi yang itu saling terkait, tetapi memang bisa dipilah atau berbeda-beda. Energi dalam hirarki tertinggi saya menyebutnya sebagai energi ilahi. Ini adalah energi yang memancar dari kekosongan absolut. Inilah energi yang bertanggungjawab terhadap pemberadaan semua yang ada di jagad raya ini. Bekerjanya energi ini yang menimbulkan vibrasi, yang memunculkan proses transformasi menjadi materi dari yang paling sederhana menjadi materi yang semakin kompleks.

Di dalam diri kita, energi ilahi ini memiliki simpul di pusat hati. Di ruang kosong dibalik ulu hati. Inilah energi yang memancar Sang Diri Sejati yang bersemayam di pusat hati. Selanjutnya, setelah jagad raya terbentuk, setiap benda pada dasarnya juga memancarkan energi. Karena setiap benda memiliki vibrasi. Saat terjadi getaran, maka terpancarlah energi.

Nah, di dalam diri kita, ada satu kategori energi yang terkait dengan energi semesta,  energi yang muncul setelah jagad raya terisi. Itulah yang kita kenal sebagai prana. Prana ini simpulnya ada di bawah pusar kita. Kemudian di dalam diri kita ada juga energi yang simpulnya di tengah kening kita. Terkait dengan keberadaan pineal gland atau kelenjar pineal yang ada di tengah-tengah otak kita. Dari instrumen yang satu ini bisa muncul apa yang kita kenal sebagai ‘mind power’ atau ‘mind energy’.

Nah, saudara dan saudari yang saya kasihi, dalam laku spiritual saya menyarankan Anda pertama kali akseslah terlebih dahulu energi ilahi yang bersemayam atau berpusat di pusat hati Anda. Lalu, kalau Anda sudah bisa betul-betul mengakses energi ini silahkan berkembang ke energi yang berikutnya, yang merupakan derivasinya. Sebetulnya jika Anda fokus ke energi ilahi ini, energi lainnya juga akan bertumbuh dan berkembang.

Saudara dan saudari yang saya kasihi, ada juga yang disebut energi kundalini. Sebetulnya ini adalah bagian dari energi ilahi yang bisa bisa kita tangkap. Muncul dari satu titik di dekat tulang ekor. Energi ini bisa bangkit naik ke atas. Nah kebangkitan kundalini inilah yang punya dampak dalam berbagai aspek di jiwa dan tubuh kita. Salah satunya data-data dari masa lalu kita/pastlife kita dapat terakses kembali. Saat kundalini ini bangkit data dari tulang ekor naik ke atas/otak.

(memulai meditasi)

Baik, silahkan Anda rileks, dalam posisi bersila lebih bagus. Anda arahkan perhatian ke pusat hati. Selamilah diri melalui pintu gerbang pusat hati itu. Itulah cara Anda mengakses energi ilahi. Rasakan energi yang memancar dari pusat hati. Rasakan bahwa Anda merupakan satu kesatuan dengan sang sumber keberadaan. Ohmmmmm…3x

(didengungkan panjang saat membuang nafas, secara sadar, rasakan getarannya di pusat hati).

Selanjutnya, arahkan perhatian ke bawah pusar Anda, ke titik simpul dari prana/chi Anda. Lalu niatkan Anda selaras dengan semua benda semesta. Dengan bulan, bintang, bumi, dan semua yang ada. Biarlah Anda semua menjadi selaras. Jagad kecil/mikrokosmos selaras dengan jagad besar/makrokosmos. Anda cukup meniatkan keselarasan, dan rasakan energi yang saling terhubung. Rasakan energi yang mengalir dari semua benda semesta ke diri Anda. Rasakan energi yang bangkit dari tubuh Anda sendiri. Selaraslah semuanya. Ohmmmmm…3x

(didengungkan panjang saat membuang nafas, secara sadar, rasakan getarannya di pusat hati).

Selanjutnya, niatkan untuk menyelaraskan pusat hati Anda dengan kelenjar pineal dan juga kundalini. Biarlah semuanya selaras. Semua simpul energi termasuk juga titik atau simpul di bawah pusar. Dalam keselarasan ini biarlah energi Anda semakin menjadi jernih, kesadaranpun semakin meningkat. Ohmmmmm…3x (didengungkan panjang saat membuang nafas, secara sadar, rasakan getarannya di pusat hati).

Lanjutkan secukupnya, rasakan semua proses yang terjadi. Lepaskan semua pentargetan dan obsesi. Anda hanya masuk pada keheningan. Pasrahkan semuanya dan berterimakasihlah ataspun yang diterima.

Rahayu, Rahayu, Rahayu Sagung Dumadi.

(tetap hening meditatif, perhatian tetap ke pusat hati, sampai secukupnya sesuai dengan kebutuhan kita)

–SHD–

Share:
×

Rahayu!

Klik salah satu tim kami dan sampaikan pesan Anda

× Hi, Kami siap membantu Anda