Audio Meditasi SHD

Audio SHD13 – Trimurti

Play Audio:

 

Transkrip:

Saudara dan Saudari yang saya kasihi,

Sejatinya Tuhan adalah kekosongan absolut yang menjadi sumber keberadaan dari segala yang ada. Dari kekosongan absolut inilah terejawantahkan tiga realitas:

Pertama, adalah jagad raya/universe yang kita mengerti sebagai dimensi fisik dari keberadaan;

Kedua, adalah jiwa-jiwa dalam segala hirarkinya, yang mengisi/menjadi penghuni dari jagad raya;

Ketiga, adalah hukum-hukum jagad raya/semesta yang mengatur semua keberadaan di jagad raya ini.

Berbicara tentang pribadi/jiwa-jiwa yang menghuni jagad raya sejatinya juga ada hirarki yang sangat kompleks. Pada kesempatan ini, saya hendak mengajak Anda semua untuk menyadari keberadaan tiga pribadi luhur/tiga pribadi agung yang terkait dengan penciptaan, pemeliharaan dan peleburan jagad raya. Inilah yang dikenal dalam tradisi sanata dharma sebagai Trimurti.

Dalam perwayangan di tanah Jawa atau di Nusantara, kita mengenal tiga sosok ini sebagai Sang Hyang Betara Brahma, Sang Hyang Betara Wisnu, Sang Hyang Betara Siwa. Dalam kesempatan ini saya mengajak Anda semua untuk terhubung dengan beliau-beliau. Beliau sejatinya adalah para Guru Suci, para entitas luhur, yang merupakan pemandu kita, penuntun kita menuju kesempurnaan jiwa. Manakala kita terhubung dengan beliau semua, sejatinya kita bisa mengakses daya/kekuatan yang terkait dengan penciptaan, pemeliharaan, dan peleburan. Kita tidak menyembah beliau semua sebagaimana kita menyembah Tuhan Yang Esa, tetapi sesungguhnya kita dalam posisi menghormati beliau sebagai pengejawantahan dari Yang Maha Agung. Kita menghormati beliau sebagai realitas dengan kesadaran yang lebih tinggi ketimbang kita pada saat ini.

(memulai meditasi)

Mari silahkan ambil posisi duduk yang paling nyaman. Selaraskan semuanya. Masuklah ke dalam keheningan. Hubungkan diri dengan Sang Guru Sejati yang bertahtah di pusat hati. Lalu dalam tuntunan dari Sang Guru Sejati, sambungkan rasa, hubungkan jiwa dengan Sang Hyang Betara Brahma. Berikan rasa hormat di dalam hati lalu niatkan menjadi selaras dengan beliau. Lalu bukalah diri untuk menerima limpahan anugerah dari beliau termasuk limpahan energi kreatifitas/penciptaan. Bukalah diri, siapkan diri, terimal semuanya dengan sukacita. Ohmmmmm…2x

Ohmmm Namo Brahmaya Namaha, Ohmmm Namo Brahmaya Namaha, Ohmmm Namo Brahmaya Namaha

(didengungkan panjang saat membuang nafas, secara sadar, rasakan getarannya di pusat hati).

Haturkan terima kasih.

Lalu berikutnya, sambungkan rasa, hubungkan jiwa dengan Sang Hyang Betara Wisnu. Sampaikan rasa hormat, lalu siapkan diri menerima limpahan energi pemeliharaan, kekuatan yang bisa memelihara kehidupan di jagad raya. Siapkan diri menerima anugerah dari beliau. Ohmmmmm…2x

Ohmmm Namo Narayanaya, Ohmmm Namo Narayanaya, Ohmmm Namo Narayanaya

(didengungkan panjang saat membuang nafas, secara sadar, rasakan getarannya di pusat hati).

Haturkan terima kasih.

Lalu selanjutnya sambungkan rasa, hubungkan jiwa dengan Sang Hyang Betara Siwa. Kita siapkan diri menerima limpahan energi/kekuatan pelebur yang bisa kita dayagunakan untuk melebur angkara murka, untuk meruwat diri maupun meruwat jagad raya. Silahkan bersiap dan terimalah semuanya dengan sukacita. Ohmmmmm…2x

Ohmmm Namo Siwaya, Ohmmm Namo Siwaya, Ohmmm Namo Siwaya

(didengungkan panjang saat membuang nafas, secara sadar, rasakan getarannya di pusat hati).

Selaraslah semuanya. Haturkan terima kasih.

Rahayu, Rahayu, Rahayu Sagung Dumadi.

(tetap hening meditatif, perhatian tetap ke pusat hati, sampai secukupnya sesuai dengan kebutuhan kita)

–SHD–

Share:
×

Rahayu!

Klik salah satu tim kami dan sampaikan pesan Anda

× Hi, Kami siap membantu Anda