Audio Meditasi SHD

Audio SHD17 – Ibu Bumi

Play Audio:

 

Transkrip:

Saudara dan Saudari yang saya kasihi,

Mari kita masuk pada kesadaran yang semakin utuh, dalam tuntunan Guru Sejati yang bertahtah di pusat hati. Silahkan merenungi, menyadari keberadaan diri kita yang saat ini hidup di muka Bumi. Kita hidup disebuah planet dalam galaksi Bima Sakti yang disebut sebagai planet Bumi. Sejatinya planet ini memiliki sosok yang mengampu, menjaga keseimbangan dengan kekuatan femininnya. Sosok inilah yang disebut sebagai Sang Hyang Ibu Bumi/Sang Hyang ibu Pertiwi. Dalam bahasa lain ia disebut Mother of Earth/Mother Gaia.

Mari kita sadari keberadaanya, lalu kita sambungkan rasa kita. Dalam hening, dalam hati masing-masing ucapkan terima kasih pada Sang Hyang Ibu Bumi/Sang Hyang Ibu Pertiwi. Kita mendapatkan anugerah kehidupan dari beliau, saripati tanah, esensi air, esensi api, atau sinar, juga udara, adalah unsur-unsur semesta yang disediakan oleh Sang Hyang Ibu Bumi di planet Bumi ini. Itulah yang setiap hari kita akses sehingga tubuh ini memiliki kehidupan. Sewajarnya kita berterima kasih kepada beliau.

Lalu silahkan, telapak tangan kiri tempelkan di pusat hati, telapak tangan kanan ke Bumi atau ke arah bawah. Pancarkan energi kasih kita kepada planet Bumi, kepada Sang Hyang Ibu Bumi. Sampaikan bahwa kita mengasihi Ibu Bumi dan mohonlah maaf jika ada tindakan-tindakan kita yang melukai Ibu Bumi, tindakan yang tidak selaras, yang tidak menunjukkan rasa terima kasih kita kepada beliau. Mengalirlah daya kasih paling murni yang menata kembali semuanya. Biarlah energi kasih ini menyembuhkan semua luka Ibu Bumi dan membawa Bumi kepada keselarasannya. Menjadi indah sebagaimana adanya. Ohmmmmm… 5x.

(didengungkan panjang saat membuang nafas, secara sadar, rasakan getarannya di pusat hati).

Wahai Ibu Bumi, sungguh kami memohon ampunan karena sebagai anak-anakmu kami kurang berbakti. Namun saat ini kesadaran kami sudah tumbuh, maka terimalah kami sebagai anak-anakmu. Kami siap menjadi anakmu yang berbakti, yang berbudi luhur, yang punya kesadaran dan tindakan nyata menjaga kelestarian Bumi.

Terima kasih untuk semuanya. Bakti kami selalu untukmu Sang Ibu Bumi/Sang Ibu Pertiwi. Damai, damailah semua jiwa. Bangkitlah jiwa agung.

Rahayu, Rahayu, Rahayu Sagung Dumadi.

(tetap hening meditatif, perhatian tetap ke pusat hati, sampai secukupnya sesuai dengan kebutuhan kita)

–SHD–

Share:
×

Rahayu!

Klik salah satu tim kami dan sampaikan pesan Anda

× Hi, Kami siap membantu Anda