Audio Meditasi SHD

Audio SHD18 – Sabda Nusantara

Play Audio:

 

Transkrip:

Saudara dan Saudari yang saya kasihi,

Saya mengajak Anda kembali merenung, sebuah realitas bahwa kita saat ini hidup di Bumi Nusantara. Kita menghirup udara, kita memakan saripati tanah, meminum air, mendapatkan limpahan sinar matahari – dari Bumi Nusantara. Sebagian kita lahir disini, hidup disini. Sebagian lagi mungkin lahir di negara lain, tetapi saat ini hidup di Bumi Nusantara. Sudah sewajarnya kita sadar akan kenyataan ini, dan sadar akan jatidiri Nusantara sebagai sebuah bangsa yang agung.

Sejak jaman yang sangat berubah, leluhur di Nusantara telah memiliki kesadaran yang tinggi tentang ke-Tuhan-an, tentang kehidupan. Leluhur kita juga telah membangun sebuah peradaban yang agung, yang mengharmonikan spiritualitas dengan teknologi. Leluhur kita membangun, mengindahkan jagad raya ini menggunakan kekuatan dari rasa sejati maupun juga kekuatan nalar. Semua dipergunakan, didayagunakan dalam keselarasan.

Namun kali ini kita perlu terbuka untuk mengungkapkan realitas bahwa negeri ini sedang mengalami degradasi kesadaran. Penghuninya sedang melupakan jati dirinya. Kita sedang tidak menjadi negeri yang gemah ripah loh jinawi tata tentrem kertaraharja. Inilah tantangan kita yang perlu kita sikapi dengan sebuah tindakan yang nyata. Mari, mari kita bangkitkan kembali negeri ini. Mari berikan apa yang Anda miliki untuk kepulihan negeri ini – dimulai dengan memberikan empati, memberikan kasih yang paling murni – dalam rangka menata energi di Nusantara.

(memulai meditasi)

Kini, silahkan ambil posisi yang paling pas. Lalu terhubunglah kepada Sang Diri Sejati, terhubunglah dengan kekuatan ilahi di dalam diri. Lalu, letakkan tangan kiri di pusat dada, pancarkan energi kasih melalui telapak tangan kita, sebarkan ke 8 penjuru di Nusantara. Niatkan saja/sabdakan saja agar energi kasih kita memancar ke semua arah, ke semua penjuru agar energi itu benar-benar mengubah realitas di Nusantara – angkara murka, juga kebodohan bisa sirna oleh energi kasih. Jiwa-jiwa agung bisa bangkit, kesadaran yang paling murni muncul kembali. Terpilihlah pemimpin-pemimpin yang punya kesadaran luhur, yang juga mengerti tentang jati diri bangsa.

Bangkitlah semuanya. Bangkitlah putera puteri Nusantara. Kembalilah menjadi pribadi yang berbudaya sesuai dengan jati diri. Atas landasan itulah kita akan bisa menjadi satu negeri yang berdaulat secara politik, mapun berdikari secara ekonomi. Kita selaras dengan Bapak Angkasa dan Ibu Pertiwi, selaras dengan bumi dan tanah dimana kita tinggal. Mari, pancarkan energi kasih dan kita sabdakan bersama: Nusantara kembali menjadi negeri yang gemah ripah loh jinawi tata tentrem kertaraharja. Ohmmmmm… 5x.

(didengungkan panjang saat membuang nafas, secara sadar, rasakan getarannya di pusat hati).

Terjadilah apa yang kita sabdakan, selaraslah semuanya.

Rahayu, Rahayu, Rahayu Sagung Dumadi.

(tetap hening meditatif, perhatian tetap ke pusat hati, sampai secukupnya sesuai dengan kebutuhan kita)

–SHD–

Share:
×

Rahayu!

Klik salah satu tim kami dan sampaikan pesan Anda

× Hi, Kami siap membantu Anda